Hi, Guest!

  LOKASI :  Bandung West Java

  AKTIVITAS :  16/01/2019

Bergabung Selama : 15 Tahun

BAGIKAN :   

Kontak Kami  
Bagikan :
Penyedia Teknologi Mesin dan Enzim www.kencanaonline.com

Mesin Pupuk Organik Granul ( POG)

Update Terakhir
:
10 / 01 / 2019
Min. Pembelian
:
1 Unit
Harga
CALL
Bagikan
:
Berbagi kiat dan pengalaman PT Cipta Visi Sinar Kencana penyedia teknologi biodigester, piroliser, komposter, gasifier [Biophos_kkoGas] berikut ( agen hayati, bakteri dan enzim) katalog produk https://www.kencanaonline.com bidang pengelolaan sampah, limbah dan biomassa mendukung bioindustri dan bioenergi.

https://www.kencanaonline.com/

Detail Mesin Pupuk Organik Granul ( POG)

Upaya mendukung peningkatan kualitas pupuk organik- salah satunya- ditempuh dengan penyediaan alat mesin bagi penyajian pupuk organik sehingga menarik minat petani pengguna. Berikutnya, keberadaan teknologi dan sumber bahan baku murah bagi pencampuran dalam pengkayaan ( enrichment) unsur hara. Dengan keberadaan teknologi alat mesin granulator, kompos - sebagai bahan baku terbesar ( berasal dari sampah organik di perkotaan) - yang tersedia bagi pengembangan pertanian organik, dapat disajikan lebih praktis, efisien dan relatif murah di mata petani. Pupuk organik yang berasal dari kompos dan bahan pengkayaan lainnya kini bisa dibuat dalam bermacam-macam bentuk meliputi bentuk curah kasar, curah halus, tablet, pelet, briket, atau granul. Perkembangan permintaan terhadap kompos padat dan atas pertimbangan kemudahan dalam aplikasi pemupukan, kini banyak kompos dibentuk granul. Bentuk granul- butiran seperti bentuk kacang hijau sampai bentuk kacang kedelai ukuran 2 mm sampai 4 mm- juga memungkinkan penambahan unsur hara organik lain ( sumber Kalium dari abu janjang sawit) , sumber P2O5 ( dari Phosphates Alam) dan sumber Carbon ( meningkatkan rasio C/ N dari lignit atau batubara muda) serta zat pengatur tumbuh ( ZPT) dan mikroba pelarut. Satu set alat mesin granulator Biophoskko dengan kapasitas output pupuk organik grannul 1 ton/ jam terdiri dari : A. Satu ( 1) penghancur atau penghalus bahan ( hammer mill atau crusher) kapasitas 2 ton/ jam, 1. Drum : Ø 650 x 1.000 mm Electromotor 10 HP, 3 Phase Gearbox Tupe 175, Kapasitas 250 kg / batch 2. Scrapper : Material MS ` 8 mm Electromotor 5 HP, 3 Phase 3. Blade : Material ST 45 4. Electromotor : 10 HP, 3 Phase 5. Kapasitas : 2 Ton per Jam B. Satu ayakan ( sifter machine atau rotary screen) kaps 2 Ton/ jam, 1. Frame : - ( 800 x 2.500 x 1.000) mm, Material MS UNP 100 2. Screen : Dimensi ( Ø 600 x 2.000) mm, Wiremesh 2 mm & 6 mm, Material SUS 304 3. Electromotor : 3 HP, 3 Phase 4. Kapasitas : 2 Ton per Jam C. Satu Tungku burner ( bahan bakar sumber batu bara) kapasitas 2 Ton/ jam terdiri dari: 1. Dimensi : ( 1.200 x 1.200 x 1.700) mm, 2. Blower : output 3” 3. Bata Api SK-34 4. Castable D. Satu pengering ( rotary dryer) diameter 760 mm, kapasitas @ 1 ton/ jam/ unit, 1. Drum : - Ø 975 x 12.000 mm, - Material MS ` 8 mm 2. Electromotor : 10 HP, 3 Phase 3. Gearbox : Type 155 TKV 4. Exhaust : 3 HP 5. Temperature Control 6. Kapasitas : 2 Ton per Jam E. Dua ( 2) unit parabola pembentuk granul ( pan granulator diameter 3 m) kaps 1 ( satu) ton/ jam. 1. Parabola : ø 3.000 mm, MS ` 6 mm, 2. Elektro Motor : - 15 HP, Gearbox Type 175 3. Frame : BEAM Profil Diluar paket alat utama diatas, dapat ditambahkan 4 set pembawa ( conveyor belt) . Conveyor belt terdiri dari 2 unit untuk feeding bahan pencampuran pupuk organik granul ( kompos curah, abu janjang sawit, phospat, mikroba dan zeolit dan lignit) ke pengering ( dryer) dilengkapi vibrator screen, 1 unit set conveyor granul ke pengering ( dryer) dan 1 set belt sebagai pembawa ( feeding) ke ayakan ( sifter atau screen) . Penetapan harga conveyor adalah Rp 13, 5 juta/ m. Pengeringan bertujuan menyiapkan bahan agar mudah dihancurkan dan dihaluskan dengan menggunakan alat pengering ( rotary dryer) . Target kadar air kompos kering kurang lebih 20 persen. Kompos yang sudah kering kemudian digiling dengan mesin giling ( hammer mill) untuk mencapai tingkat kehalusan kompos yang diperlukan minimal 80 mesh. Selanjutnya, proses granulasi dengan menggunakan pan granulator. Alat ini berbentuk piringan yang berputar. Ukuran pan piringan bisa bermacam-macam, namun dalam paket ini pan granulator memiliki ukuran garis tengah ( diameter) 3 m. Langkah berikutnya adalah pengeringan granul hingga mencapai kadar 4 persen hingga 12 persen ( standar Departemen Pertanian RI) atau hingga 20 persen ( bagi penggunaan sendiri) . Setelah pengeringan kemudian feeder conveyor belt akan membawa ke pengayakan untuk memisahkan pupuk granul organik hingga lolos mesh 60 sampai 100. Dan langkah terakhir, setelah sortir dan pengeringan adalah pengemasan pupuk organik granul. Ukuran kemasan memiliki kapasitas volume 50 kg. Kemasan juga bisa menggunakan karung PE dengan ukuran 25 - 30 kg+ + )
Tampilkan Lebih Banyak
pt. cipta visi sinar kencana
pt. cipta visi sinar kencana

PT. Cipta Visi Sinar Kencana

Anggota PREMIUM 15 Tahun
Jl Desa Langonsari Karikil, Kec Pameungpeuk Bandung Selatan, Pameungpeuk KM 13, Bandung West Java
Indonesia 40376
Bandung West Java
16 / 01 / 2019
Hubungi Kami
Kontak Kami  

Detail Mesin Pupuk Organik Granul ( POG)

Upaya mendukung peningkatan kualitas pupuk organik- salah satunya- ditempuh dengan penyediaan alat mesin bagi penyajian pupuk organik sehingga menarik minat petani pengguna. Berikutnya, keberadaan teknologi dan sumber bahan baku murah bagi pencampuran dalam pengkayaan ( enrichment) unsur hara. Dengan keberadaan teknologi alat mesin granulator, kompos - sebagai bahan baku terbesar ( berasal dari sampah organik di perkotaan) - yang tersedia bagi pengembangan pertanian organik, dapat disajikan lebih praktis, efisien dan relatif murah di mata petani. Pupuk organik yang berasal dari kompos dan bahan pengkayaan lainnya kini bisa dibuat dalam bermacam-macam bentuk meliputi bentuk curah kasar, curah halus, tablet, pelet, briket, atau granul. Perkembangan permintaan terhadap kompos padat dan atas pertimbangan kemudahan dalam aplikasi pemupukan, kini banyak kompos dibentuk granul. Bentuk granul- butiran seperti bentuk kacang hijau sampai bentuk kacang kedelai ukuran 2 mm sampai 4 mm- juga memungkinkan penambahan unsur hara organik lain ( sumber Kalium dari abu janjang sawit) , sumber P2O5 ( dari Phosphates Alam) dan sumber Carbon ( meningkatkan rasio C/ N dari lignit atau batubara muda) serta zat pengatur tumbuh ( ZPT) dan mikroba pelarut. Satu set alat mesin granulator Biophoskko dengan kapasitas output pupuk organik grannul 1 ton/ jam terdiri dari : A. Satu ( 1) penghancur atau penghalus bahan ( hammer mill atau crusher) kapasitas 2 ton/ jam, 1. Drum : Ø 650 x 1.000 mm Electromotor 10 HP, 3 Phase Gearbox Tupe 175, Kapasitas 250 kg / batch 2. Scrapper : Material MS ` 8 mm Electromotor 5 HP, 3 Phase 3. Blade : Material ST 45 4. Electromotor : 10 HP, 3 Phase 5. Kapasitas : 2 Ton per Jam B. Satu ayakan ( sifter machine atau rotary screen) kaps 2 Ton/ jam, 1. Frame : - ( 800 x 2.500 x 1.000) mm, Material MS UNP 100 2. Screen : Dimensi ( Ø 600 x 2.000) mm, Wiremesh 2 mm & 6 mm, Material SUS 304 3. Electromotor : 3 HP, 3 Phase 4. Kapasitas : 2 Ton per Jam C. Satu Tungku burner ( bahan bakar sumber batu bara) kapasitas 2 Ton/ jam terdiri dari: 1. Dimensi : ( 1.200 x 1.200 x 1.700) mm, 2. Blower : output 3” 3. Bata Api SK-34 4. Castable D. Satu pengering ( rotary dryer) diameter 760 mm, kapasitas @ 1 ton/ jam/ unit, 1. Drum : - Ø 975 x 12.000 mm, - Material MS ` 8 mm 2. Electromotor : 10 HP, 3 Phase 3. Gearbox : Type 155 TKV 4. Exhaust : 3 HP 5. Temperature Control 6. Kapasitas : 2 Ton per Jam E. Dua ( 2) unit parabola pembentuk granul ( pan granulator diameter 3 m) kaps 1 ( satu) ton/ jam. 1. Parabola : ø 3.000 mm, MS ` 6 mm, 2. Elektro Motor : - 15 HP, Gearbox Type 175 3. Frame : BEAM Profil Diluar paket alat utama diatas, dapat ditambahkan 4 set pembawa ( conveyor belt) . Conveyor belt terdiri dari 2 unit untuk feeding bahan pencampuran pupuk organik granul ( kompos curah, abu janjang sawit, phospat, mikroba dan zeolit dan lignit) ke pengering ( dryer) dilengkapi vibrator screen, 1 unit set conveyor granul ke pengering ( dryer) dan 1 set belt sebagai pembawa ( feeding) ke ayakan ( sifter atau screen) . Penetapan harga conveyor adalah Rp 13, 5 juta/ m. Pengeringan bertujuan menyiapkan bahan agar mudah dihancurkan dan dihaluskan dengan menggunakan alat pengering ( rotary dryer) . Target kadar air kompos kering kurang lebih 20 persen. Kompos yang sudah kering kemudian digiling dengan mesin giling ( hammer mill) untuk mencapai tingkat kehalusan kompos yang diperlukan minimal 80 mesh. Selanjutnya, proses granulasi dengan menggunakan pan granulator. Alat ini berbentuk piringan yang berputar. Ukuran pan piringan bisa bermacam-macam, namun dalam paket ini pan granulator memiliki ukuran garis tengah ( diameter) 3 m. Langkah berikutnya adalah pengeringan granul hingga mencapai kadar 4 persen hingga 12 persen ( standar Departemen Pertanian RI) atau hingga 20 persen ( bagi penggunaan sendiri) . Setelah pengeringan kemudian feeder conveyor belt akan membawa ke pengayakan untuk memisahkan pupuk granul organik hingga lolos mesh 60 sampai 100. Dan langkah terakhir, setelah sortir dan pengeringan adalah pengemasan pupuk organik granul. Ukuran kemasan memiliki kapasitas volume 50 kg. Kemasan juga bisa menggunakan karung PE dengan ukuran 25 - 30 kg+ + )
Tampilkan Lebih Banyak